Jumat, 07 November 2008

16 ooooooohhhhh.....!!!!

Baru aja 3 minggu yang lalu aku curhat sama Allah bahwa sepertinya ku lagi kena penyakit hubuddunya...dan kepingin banget rasanya cerita sama guru ngaji...eh ternyata belum sampe aku cerita pas lagi ngaji, guru ngaji ku kasih materi tentang hubuddunya :) teguran langsung...tanpa harus cerita bla...bla...bla...(emang bashirohnya guru ngaji ku bagus kali ye...ngerti aja kalo aku lagi "error").
Tapi gak cuma sampai disitu....tiba-tiba aja temenku qori ngajakin aku belajar talaqqi setiap sabtu ba'da subuh di daerah bangka.
Wuiiiihhh...seneng banget tentunya...karena aku sendiri belum pernah belajar tahsin sebelumnya (pernah deng...cuma 2 bulan) dan ...he..he..rada jarang getoh...maen-maen ke bangka.
But...you know? siapa yang mengajar dan siapa saja yang diajar ?
yang mengajar adalah seorang ustadzah hafizhoh 30 juz yang sangat zuhud...yang walaupun gak punya uang beliau rela menanggung hidup 16 mahasiswi LIPIA yang gak punya biaya asalkan mau menghapal quran.Belajarpun gak di tagih bayaran.
Deg....!!! badanku jadi lemes dengernya... gak cuma sampai disitu fren...ternyata yang 16 orang penghafal quran itu adalah yang cikal bakal menjadi teman-temanku untuk belajar talaqqi. Deg lagi...!!! itu artinya kehidupanku kedepan aku bakalan punya 16 temen-temen zuhud (pengafal quran kan biasanya zuhud). "16 cing !!!".Dikasih langsung sama Allah untuk dicontoh. Hmmmmmppphhhf....aduh apa aku bisa ya ngimbangin mereka? satu juz aja aku masih belepotan...jadi malu. Secara...aku sendiri dapet julukan dari temen kantorku sebagai akhwat moderat dan demokratis. Entahlah apa aku harus bangga atau justru sedih dengan julukan ini...

Tapi terlepas dari itu semua...Allah itu baik banget yah...negur aku bukan dengan memberi langsung...tapi dengan memberi jalan untuk aku cari sendiri jawabannya.....makna zuhud yang sebenarnya.16......16......16...... oooooooohhhhhhh!!!!! gimana nyontohnya?

Rabu, 05 November 2008

Negara Ke Lima

Raganya Indonesia.Tetapi Jiwanya Tidak Lagi Nusantara.Satu Kelompok Berkuasa.Sisanya Percaya Saja.Sebagian Kelompok Kaya.Sisanya Menanggung Derita.Bubarkan Indonesia.Bebaskan Nusantara.Bentuk Negara Kelima.

Sebuah fiksi ilmiah karya si misterius ES ITO mengajak kita untuk menggali sejarah masa lalu bangsa Indonesia yang konon kabarnya merupakan bagian dari benua atlanta yang hilang. Alur ceritanya mirip sekali dengan "THE DA VINCI CODE" yang pernah saya baca.Diawali dari pembunuhan tiga remaja yang diduga kuat dilakukan oleh KElompok PAtriotik RADikal, sebuah kelompok yang ingin mendirikan negara baru, karena terdapat tanda goresan yang berbentuk piramid di leher ketiga korban, simbol khas mereka.

Setelah melalui serangkaian tarik ulur mengenai siapa yang berhak menangani kasus itu antara Satuan Reserse Umum dengan Detasemen Khusus Antiteror Polda Metro, yang jadi buronan justru Inspektur Dua Timur Mangkuto. Dia adalah perwira seksi data dan informasi pada Detsus Antiteror yang berselisih paham dengan komandannya, Kombespol Riantono.
Timur lalu terpaksa melarikan diri setelah sahabatnya, Iptu Rudi Djatmiko, turut terbunuh pula. Dalam pelariannya, ia kemudian bertemu dengan Eva Rahmasari Duani, seorang sejarahwan cantik yang mendalami sejarah Atlantis. Bersama Eva, Timur lalu menyingkap teka-teki negara kelima versi KePaRad dan sekaligus menemukan satu demi satu puzzle sejarah yang menghubungkan Atlantis dan Indonesia berdasar buku Timaeus and Critius karangan Plato.

Sebuah pencerahan baru bagi dunia sastra indonesia...Buku ini syarat dengan muatan ilmu pengetahuan sosiologi dan sejarah tentunya. Dan yang pasti akan membuat mereka yang berasal dari Sumatera Barat menjadi "Narcis dan rada-rada gede kepala :D".Pokoknya beda deh dengan novel-novel indonesia yang lain...selamat membaca

Selasa, 28 Oktober 2008

Edensor

Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya, dan memecahkan misteri dengan sains.Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium: meletup tak terduga-duga, meyerap, mengikat, mengganda, berkembang, terurai, dan berpencar ke arah yang mengejutkan. Aku ingin ke tempat yang jauh,menjumpai beragam bahasa dan orang-orang asing.Aku ingin berkelana, menemukan arahku dengan membaca bintang gemintang.Aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun, ingin melepuh terbakar matahari, limbung dihantam angin, dan menciut dicengkram dingin.
Aku ingin kehidupan yang menggetarkan, penuh dengan penaklukan.
Aku ingin hidup!ingin merasakan saripati hidup!


Aku emang suka banget baca buku-buku yang menginspirasi...."EDENSOR", satu karya dari Andrea Hirata yang akan mengajak kita berpetualang wujudkan mimpi. Buku ini menceritakan kisah Ikal dan Arai yang berusaha mewujudkan mimpi mereka untuk menjelajahi benua eropa dan afrika dengan cara yang sangat unik.
Buku yang menarik,seru,ilmiah dan tidak membosankan.Penggambaran setiap kota yang diceritakan begitu jelas sehingga seakan-akan kita memang berada disana. Sebenarnya buku pertama dan keduanya juga bagus...tapi aku paling suka dengan yang ini...dan sedang menunggu tetralogi yang keempat. Akankah tetralogi yang keempat lebih seru ??? kita tunggu aja

Sabtu, 25 Oktober 2008

The Alchemist

"the alchemist" karya Paulo Coelhoe buku yang menceritakan tentang perjuangan seorang penggembala domba bernama santiago dalam menggapai takdirnya…Takdir yang hampir tidak mungkin kalau harus dipikirkan dengan logika…tetapi pemuda ini terus berusaha mencarinya dengan segenap keyakinan yang dimilikinya. Wal hasil dia memang benar2 mendapatkannya…dalam cerita ini the alchemist muncul sebagai sosok guru yang sangat bijaksana bagi santiago.Dia mengajarkan pemuda ini untuk bisa memperhatikan setiap petunjuk yang akan membawa pemuda ini menggapai takdir2 nya . Cerita ini bagus untuk dibaca siapa saja apalagi yang menyukai dunia tasawuf karena mampu memberikan inspirasi kehidupan yang mungkin selama ini hampir tidak pernah terpikirkan oleh kita…Buku yang membuat kita tidak ingin berhenti untuk mengejar mimpi. Selamat membaca

Rabu, 27 Agustus 2008

Suatu Saat Dalam Sejarah Cinta Kita

Suatu saat dalam sejarah cinta kita,
Kita tidur saling memunggungi
Tapi jiwa berpeluk-peluk
Senyum mendekap senyum

Suatu saat dalam sejarah cinta kita,
Raga tak lagi saling membutuhkan
Hanya jiwa kita sudah lekat menyatu
Rindu memeluk rindu

Suatu saat dalam sejarah cinta kita
Kita hanya mengisi waktu dengan cerita
Mengenang dan hanya itu yang kita punya

Suatu saat dalam sejarah cinta kita
Kita mengenang masa depan kebersamaan
Kemana cinta kan berakhir
Disaat tiada akhir

by: Anis Matta

Jumat, 08 Agustus 2008

warisan paling berharga

Sejenak mengulas titik balik kehidupanku....Sewaktu aku masih SD, bapakku pernah mengajakku mengkhayal tentang masa depan. Beliau bilang...nanti kalau papa, mama sudah tua mereka gak mau capek lagi tinggal nunggu memetik hasil dari anak-anaknya. Beliau bilang maunya menghabiskan masa tua dengan hanya bermain-main dengan cucu :) (he...he...ada-ada aja ya pemikiran bokap gue).

hmmmm....siapa yang nyangka ya...di usiaku yang sekarang ternyata aku sudah tidak punya orang tua. Bapakku menghadap Allah saat aku kelas 2 SMA. dan satu setengah tahun yang lalu ibu ku menyusul karena penyakit kanker rahim yang dideritanya . Tapi paling tidak aku masih lebih beruntung di banding teman-teman ku yang tidak pernah tahu wajah ayah dan ibu nya. Aku lebih beruntung karena walau pertemuan ku dengan mereka cukup singkat tapi segala nilai yang mereka tanamkan pada diriku begitu kuat tertancap didalam diri ini. Bapak dan ibuku tidak meninggalkan warisan banyak ketika menghadap Allah. Cuma ilmu dan prinsip hidup...

Tidak lama sesudah ayahku tiada, toko tempat sumber penghidupan kami habis terbakar, di tambah lagi dengan adanya beberapa penghianatan dari sepupu dan anak buah bapakku (yang menghambur-hamburkan harta warisan kami untuk judi dan main perempuan). Kondisi ini semakin membuat kami terpuruk. Tapi ada hal yang aku syukuri karena hikmah dibalik ini adalah memang disinilah sebenarnya titik balik kehidupanku.
Aku yang terbiasa menerima....harus belajar untuk mencari. Aku yang terbiasa meminta harus belajar untuk memberi. Dari mulai menghadap kepala sekolah untuk mengajukan keringanan biaya sekolah, sampai jualan dikampus untuk cari biaya kuliah dan yang agak elite dikit ngajar privat. Disini juga sebenarnya aku mulai mendalami ajaran islam lebih intensif. Lebih rajin sholat dhuha, mulai mau membaca terjemah al qur an dan mulai luluh untuk mau pake jilbab (walaupun untuk itu aku juga harus berjuang keras dan mendapat tantangan keras dari berbagai pihak). Tapi ini yang membuat aku semakin kuat...semakin berprinsip .

Harus kuakui bahwa sebenarnya aku mewarisi 2 jiwa dari kedua orang tuaku. Jiwa wirausaha dari ayahku dan jiwa religius dari ibuku. Sebuah perpaduan yang menurutku sempurna...untuk bisa membuat ku bertahan menjalani kehidupan hingga saat ini. Aku menganggap ini adalah warisan sebenarnya yang telah mereka berikan kepadaku. warisan berharga yang bahkan lebih berharga dari pada segunung emas.

Walaupun mungkin belum sesempurna mereka dan belum seperti apa yang mereka impikan. (Sebenarnya masih banyak harapan mereka yang belum bisa aku tunaikan karena keterbatasanku). Aku selalu berharap semoga orang tuaku ridho terhadap diriku dan mau memaafkan segala kesalahanku dan semoga Allah membimbingku untuk dapat menjadi apa yang mereka cita-citakan. Rabbi...pertemukan kami didalam syurga-Mu...hanya itu yang kuimpikan.

Allah karim..........syurga begitu layak untuk mereka



Senin, 04 Agustus 2008

Futur.....

Ramadhan sebentar lagi....tapi kenapa ya? sepertinya aku merasa masih jauh...ya Allah kesibukanku ternyata secara tak sadar membuatku lupa dengan-Mu. Selama sibuk di PON aku jadi orang yang susah banget bangun di malem hari (kelewat nyenyak) walaupun alarm handphone udah teriak-teriak di kuping, tilawahku???, dzikirku???, shalat sunnahku??? lalu apa yang tersisa dari hatiku?
ya Allah sepertinya aku harus mereview dan mengecek kembali segala rapor merah dalam ibadahku. Akankah ku biarkan diri ini belum siap untuk menyambut ramadhan tercinta?
Allah...Harus ku renungkan kembali bagaimana caraku mencintai-Mu.
Terkadang aku rindu suara kecipuk air di malam hari, suara yang selalu membuatku bangun dan kembali bersemangat untuk Qiyamullail karena gak mau kalah sama ibuku.

Rabbi...ternyata benar apa kata murobbiku...jikalau ada satu aja ibadah rutin kita yang kita tinggalkan...niscaya akan berimbas pada ibadah-ibadah yang lain...jujur kondisi begini gak enak banget untuk aku...ruh ku tersiksa ya Rabb...aku rindu saat-saat aku bisa menangis di hadapan-Mu....sendiri...di sepertiga malam...aku rindu untuk bisa menikmati lantunan tilawah ku sendiri.

Rabbi...jangan Kau biarkan aku sendiri. Menapak tanpa petunjuk-Mu.
Tunjuki aku ya Allah...tegurlah aku jikalau memang aku salah...
Rabbi ajari aku cara untuk mencintai-Mu
Aku malu pada-Mu ya Rabb....

Rabbana...yaaa rabbana.....dzhalamna anfuusanaaa...wa illam taghfiirlanaa... watarhamna...lanakuunananna minalkhaasiriin...